Wim Permana

Blog of Wimkhan

Archive for the ‘Makalah’ Category

Aziz Perdana (9279)
Herbert Darwin (9245)
Joshua R.T. Purba (9229)
Toni Agusman (9491)
Wim Permana (9313)

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2006

BAB 1

User Requirement Spesification

1. 1. Latar Belakang

Fakultas MIPA UGM adalah suatu bagian pada struktur Universitas Gadjah Mada yang melaksanakan pendidikan akademik dalam bidang ilmu yang menjurus Matematika, Fisika dan Kimia. Didalam jurusan tersebut Fakultas MIPA terbagi lagi kedalam beberapa bidang studi yaitu Ilmu Komputer, Matematika, Statistika, Elektronika dan Instrumentasi, Geofisika, Fisika dan Kimia.

Fakultas MIPA dipimpin seorang dosen yang membawahi 3 orang Pembantu Dekan. Pembantu dekan ini dibagi atas:

  1. Pembantu dekan I sebagai Pembantu Dekan dibidang Akademik berupa pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan perencanaan.
  2. Pembantu dekan II sebagai Pembantu Dekan dibidang Keuangan dan Administrasi.
  3. Pembantu dekan III sebagai Pembantu Dekan dibidang Kemahasiswaan.

Pada Fakultas MIPA ketiga pembantu dekan tersebutlah yang bertanggung jawab atas terlakasananya semua kegiatan kampus kepada seorang Dekan. Seperti disebut pada pembagian dekan yang mengurusi banyak hal, kegiatan di kampus terdiri atas proses pendidikan (belajar-mengajar), penelitian, pengadian kepada masyarakat, pembayaran uang kuliah dan biaya-biaya lainnya, administrasi-administrasi dan hal-hal yang menyangkut mahasiswa berupa kegiatan kemahasiswaan, beasiswa atau pendanaan biaya pendidikan mahasiswa dan hal-hal lain yang menyangkut pembinaan dan layanan kesejahteraan mahasiswa.

Dari banyak hal diatas dapat kita ketahui bahwa pengerjaan semua bagian kegiatan tersebut akan sangat sulit dilakukan bila dikerjakan secara manual. Karena kesulitan pengerjaan secara manual maka :

  1. Akan dibutuhkan jumlah tenaga yang semakin banyak untuk mengerjakannya yang akan meningkatkan pula pengeluaran pada penggajian karyawan,
  2. Akan memakan banyak kertas dan menambah banyak jumlah tumpukan di gudang,
  3. Karena secara manual akan banyak melibatkan aspek manusia, maka faktor kesalahan dalam pengolahan akan sangat besar,
  4. Tidak efektif waktu karena pengeolahan yang dilakukan mahasiswa,
  5. dll.

1. 2. Problem Domain

Untuk memudahkannnya maka di Fakultas MIPA UGM telah ada sebuah sistem informasi yang membantu untuk pengelolaan semua kegitan diatas. Sistem Informasi tersebut dikerjakan menggunakan bahasa PASCAL sekitar tahun 1991 dan digunakan di Fakultas MIPA pada tahun yang sama. Berhubung perkembangan teknologi dan zaman maka dirasa sistem tersebut sudah kurang relevan karena memiliki kekurangan sebagai berikut :

  1. sudah kuno dan ketinggalan zaman,
  2. terlalu sering di maintanance, sudah waktunya untuk membangun kembali,
  3. masih banyak BUG,
  4. kurang User friendly (penggunaan kurang bersahabat), tidak memiliki help yang baik dan user guide yang tertata rapi,
  5. tampilan yang tidak menarik, tidak memiliki GUI atau tampilan grafis pendukung lainnya,
  6. banyak pengentrian hanya dapat dilakukan oleh bagian pengajaran, sehingga tidak melibatkan dosen sebagai satu komponen penting dalam proses akademisi, khususnya untuk entri nilai mahasiswanya. Perlu ada pembatasan untuk bagian pengajaran,
  7. dosen tidak dapat melihat statistik mahasiswa yang diajar atau yang dibimbing baik itu berupa hasil studinya atau rekap absen atau hal penting lainnya,
  8. dosen yang memiliki waktu luang untuk konsultasi di luar jam kuliah tidak memiliki tempat untuk menuliskan jadwal kosongnya juga mahasiswa tidak pernah tahu pasti jadwal tersebut,
  9. terlalu banyaknya kegiatan yang ditangani bagian pengajaran mengakibatkan kelambanan dalam banyak hal, pencetakan KRS, KHS, transkrip nilai, surat keterangan kuliah dan bidang administrasi lainnya,
  10. untuk pengumuan yang berupa jadwal kuliah, jadwal ujian, jadwal praktikum, dan pengumuman resmi atau tak resmi masih menggunakan cara pengumuman konvensional, lewat papan pengumuman. Sangat menyulitkan karena sering ditempel di sembarang tempat, sehingga sangat tidak rapi dan tidak tepat sasaran.
  11. sistem offline, yang mengakibatkan penggunaan sering antri, harus di kampus, harus dikerjakan pada terminal-terminal tertentu yang bila rusak maka tidak dapat melakukan pengerjaan, dan jumlah terminal yang sangat terbatas yang tidak seimbang dengan jumlah mahasiswa.
  12. tidak melibatkan komponen orangtua yang ingin memantau anaknya, baik dari segi nilai, pembayaran spp atau pembayaran-pembayaran lainnya, nilai anaknya dan nilai rata-rata kelas, pengumuman untuk orangtua atau umum.

1.3. Permintaan User

Berdasarkan hal-hal diatas maka dirasa perlu untuk merancang suatu sistem informasi yang memiliki ketangguhan lebih dari sistem informasi sebelumnya. Sistem informasi yang baru diharapakan :

  1. dibangun sistem yang baru yang sesuai dengan perkembangan zaman dalam artian memiliki GUI yang baik dan tampilan grafis lainnya, help menu, user guide sehingga dihasilkan tampilan yang indahdan tepat guna,
  2. minimal dalam kesalahan (bug),
  3. mudah dalam pencetakan-pencetakan administratur,
  4. adanya kolom pengumuman untuk memberikan pengumuman yang tepat sasaran dan tidak memakan tempat,
  5. melibatkan dosen untuk memantau anak bimbingnya, mengetri nilai dan memberitahu jadwal kosongnya,
  6. bisa dilakukan secara online,
  7. memiliki komponen orangtua sebagai pemantau kuliah anaknya,
  8. Untuk lebih lengkapnya diharapkan sistem memuat komponen-komponen dibawah ini dengan fungsinya masing-masing.

Download Dokumen Lengkap Versi PDF

Yulian Purnama 03/171209/PA/09787
Wim Permana 03/165273/PA/09313

Ditujukan Kepada:

Prof. Drs. H. Subanar Ph.D.
selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah
Data Mining dan Data Warehousing
Program Studi Ilmu Komputer
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta
2007

1. Pendahuluan

Penggunaan komputer sebagai alat untuk menganalisis sebuah fenomena dalam dunia bisnis dan pemasaran bukan hal yang asing lagi di abad informasi seperti sekarang. Dengan bantuan komputer, analisis kuantitatif yang dihasilkan akan lebih cepat dan tepat ketimbang menggunakan kemampuan manusia.

Situs amazon.com menjadi contoh kasus yang baik untuk melihat implementasi langsung dari analisis yang memanfaatkan komputer. Ketika kita berkunjung ke situs ini, kita sebagai pengunjung sekaligus pembeli akan melihat informasi mengenai kecenderungan beli konsumen yang terjadi di sana (Hobbs dkk, 2003). Misalnya informasi berikut: buyer who bought the book The Lord Of The Ring also bought the book The Hobbit. Dengan informasi seperti ini, seorang pembeli yang melakukan transaksi di situs amazon secara tidak langsung akan dirangsang untuk ikut-ikutan membeli produk yang biasanya dibeli bersama produk yang sudah dibelinya. Motif utama di balik informasi semacam ini sudah jelas, yakni untuk meningkatkan laba amazon.com melalui peningkatan penjualan produk-produknya. Analisis semacam inilah yang dikenal dengan istilah market basket analysis.

Penelitian di bidang Artificial Neural Network (jaringan syaraf tiruan) termotivasi oleh sebuah fakta di lapangan yang menunjukkan bahwa otak manusia sebenarnya melakukan proses komputasi dengan teknik yang jauh berbeda jika dibandingkan dengan teknik yang dipakai oleh komputer digital. Otak manusia telah diketahui memiliki kemampuan untuk mengorganisasi komponen-komponennya sehingga dapat menyelesaikan suatu kasus komputasi dengan lebih baik dan lebih cepat ketimbang komputer digital. Contoh-contoh kasus ini diantaranya; pengenalan pola, persepsi, dan kendali motorik (Kantardzic, 2003).

Dalam dunia data mining yang memiliki kaitan sangat erat dengan market basket analysis, perceptron merupakan “alat” yang akan digunakan untuk mempelajari data yang akan dianalisis. Dengan menggunakan konsep perceptron, kami berharap agar aplikasi ini dapat menghasilkan analisis yang lebih baik dan akurat ketimbang tanpa perceptron.

2. Perumusan Masalah

Adapun masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah sebagai berikut.

  1. Mengembangkan sebuah aplikasi market basket analysis menggunakan konsep perceptron yang berbasis web (web-based).
  2. Output yang akan dihasilkan oleh aplikasi ini adalah beberapa tipe dari association rules yang berkaitan dengan data hasil pembelian, yaitu; support, confidence.

3. Tujuan

Berdasarkan permasalahan yang telah dibahas sebelumnya, maka tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut.

  1. Mengetahui pola pembelian produk atau penggunaan jasa yang biasanya dilakukan oleh mayoritas pembeli produk atau pengguna jasa.
  2. Membuat aplikasi market basket analysis yang memanfaatkan konsep perceptron menggunakan bahasa pemrograman PHP.

De Perceptron: Aplikasi Market Basket Analysis berbasis web menggunakan Perceptron

Wim Permana
03/165273/PA/09313
Jurusan Ilmu Komputer
Universitas Gadjah Mada
wimkhan@yahoo.com

 1. Pendahuluan

Perceptron merupakan salah satu metode pembelajaran terawasi (supervise learning method) dalam jaringan saraf tiruan (JST). Umumnya, perceptron digunakan untuk mengklasifikasikan suatu pola tertentu.

Pada dasarnya, perceptron yang memiliki satu lapisan akan memiliki bobot yang bisa diatur plus sebuah nilai ambang (threshold). Algoritma yang digunakan oleh aturan perceptron ini akan mengatur parameter-parameter bebasnya melalui proses pembelajaran.

Nilai threshold (Ó¨) pada fungsi aktivasi adalah non negatif. Fungsi aktivasi dibuat dengan tujuan untuk memisahkan antara daerah positif dengan daerah negatif.
Garis pemisah antara daerah positif dengan daerah nol memiliki pertidaksamaan sebagai berikut:

w1×1 + w2×2 + b > Ó¨

Sedangkan garis pemisah antara daerah negatif dengan daerah nol memiliki pertidaksamaan sebagai berikut:

w1×1 + w2×2 + b < - Ó¨

Jika kita menggunakan pasangan vektor input dan vektor output sebagai pasangan vektor yang akan dilatih maka kita akan memiliki algoritma seperti yang akan disajikan di bagian pembahasan.

Download Paper Pengenalan Pola Huruf A, B, dan H dengan Perceptron